Latest News
Senin, 29 Agustus 2016

Politisi Muda PDIP Sindir Ahok Soal Banjir di Jakarta

RADARINDONESIANEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dinilai telah gagal mengatasi banjir di Ibukota. Apalagi terjadi dalam keadaan curah hujan yang tidak terlalu banyak.

Penilaian ini disampaikan anggota Komisi II DPR RI Arteria Dahlan kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senin (29/8), menyikapi banjir yang terjadi di Jakarta.

Menurut politisi muda PDI Perjuangan ini, kejadian banjir di Kemang, suatu bukti kegagalan Ahok dalam mengatasi banjir Jakarta.

"Baru hujan sebentar saja banjirnya seperti itu, bagaimana dengan hujan beneran? Bisa tenggelam Jakarta," sindirnya.

Untuk itu Arteria minta Ahok untuk tidak takabur, dengan menyatakan dirinya hebat dan berhasil, dan mengatakan tiga hari hujan sekarang tidak akan banjir, ternyata tidak terbukti.

"Sekarang bukannya tidak terbukti malah makin parah, Kemang dari jaman dulu baru banjir kalau hujan besar dan terus menerus, ini jamannya Ahok baru hujan sebentar saja banjirnya seperti kemarin ini," ujarnya lagi.

Karena itu, Arteria menyarankan korban banjir supaya menuntut dan menggugat Ahok, sekaligus menanyakan apa yang sudah dikerjakan nya terkait revitalisasi bantaran sungai Krukut misalnya, dan sungai-sungai lain di sekitar Kemang.

Anehnya kata Arteria di Bukitduri dan Kampung Pulo teriakan Ahok nyaring, tapi untuk Kemang tidak pernah ada keberanian Ahok untuk menata ulang kawasan Kemang yang tadinya kawasan hunian sekarang faktanya menjadu kawasan yang tidak jelas penataan ruangnya.

"Mana Ahok, gak kelihatan tuh di Kemang kerjanya, apa ga berani menata Kemang? Nanti pasti nih yang disalahin Walikota, camat dan lurahnya lagi. Ahok tidak pernah ngaku salah," kata pria kelahiran Tanah Abang ini.

Jangan lupa lanjut Arteria, pihaknya masih menyimpan catatan kelam terkait dengan banjir Pluit. Ini belum selesai, karena sebagian pihak masih berpendapat itu karena perubahan alih fungsi kawasan maupun reklamasi.

"Ini kan tragedi, tragis, revitalisasi bantaran kali dan kampung kumuh belum terlihat, tapi pencitraan dan exposenya luar biasa bahwa Ahok sudah berhasil. Rakyat DKI perlu tahu bahwa yang ditugaskan sekian banyak, tapi yang dikerjakan baru sedikit padahal anggaran DKI sangat banyak dan selalu tidak terserap maksimal," kata Arteria.

Dia meminta Pemprov DKI membuat solusi untuk kawasan Kemang, supaya dibuat seperti Kampung Pulo dan Bukit Duri. Ahok harus berani memindahkan dan menata ulang kawasan.

"Kemang adalah kawasan hunian, tapi kok dibuat sepertu sekarang ini. Di cekungan ada apartemen. Bukan masalah apartemnnya, tapi limbah air dari apartemen itu besar. Kalau apartemen dibuat lembah atau cekungan seperti itu tidak masuk akal karena justru menambah banjir Kemang," katanya.
Setidaknya menurut Arteria ada upaya mitigasi resiko, ada sumur resapan atau upaya lainnya. Dan Kalau berani tata ulang kawasan Kemang tapi kalau yang disikat hanya Kampung Pulo Bukit Duri, Kalijodo, itu namanya jagoan neon beraninya sama rakyat kecil.

Meski demikian, dia minta Ahok bertanggungjawab dan menjadikan banjir Kemang pelajaran untuk lebih rendah hati dan tidak takabur. Katakan saja minta maaf dan berjanji akan bekerja lebih keras lagi untuk mengatasi banjir Jakarta. "ini lebih menyejukkan," pungkasnya. (Ansim/bb)
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Politisi Muda PDIP Sindir Ahok Soal Banjir di Jakarta Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com