Latest News
Selasa, 30 Agustus 2016

Penataan Geopark Kurang Pengawasan, Masyarakat: Kenapa Ini Bisa Terjadi?

RADARINDONESIANEWS.COM, YOGYAKARTA – Masyarakat Mulo, Kabupaten Gunung Kidul, Selasa (30/8) menyayangkan kenapa dalam proses  penataan kawasan geopark gunung sewu kurang dijaga dari segi keamanaan artefaknya.

Dalam hal ini pemerintah Kabupaten Gunung Kidul melalui Ddinas Kebudayaan dan Kepariwisataan perlu ada kajian bahkan pembelajaran dalam pengamatan penataan kawasan Mulo. Menimbang segi pengamatan dari sisi masyarakat, giografis lingkungan dan melihat bahwa kawasan tersebut sudah di akui oleh  Unesco yang bertujuan mengangkat martabat, derajat kehidupan manusia dalam bidang pendidikan, sains maupun kebudayaan.

Wasiran, Kepala Dusun Mulo yang merangkap juga sebagai Pok Darwis yang ditemui di kelurahan Mulo mengatakan, dengan kejadian geopark di situ pembebasan tanahnya yang harus memberi tahu itu adalah dari pak sekdes dan kepala desa karna nanti saya takut salah, pemanfaatannya juga sudah mulai ada banyak pengunjung terlebih diakhir pekan bahkan dari sekolah dasar sampai taman kanak-kanak.

“Saya selaku Pok Darwis menyayangkan tidak adanya pagar bumi karna orang mudah masuk dari mana saja. Saya takutkan mengingat musim sekarang nanti batu itu dicuri untuk buat akik. Dan yang jaga daerah tersebut mungkin jam 9 udah tidur karna banyak faktor, jika ada pagar bumi keliling ada pencuri kan bisa melihat. harapan saya dulu ku kira pembangunan gedung itu dulu untuk sekertariat tetapi gedung sekertariat itu belum ada karna melihat alat-alat yang penting itu tersebar di mana-mana.” Pungkasnya dengan nada sedih.

Rasa cinta akan keagungganNYA membuka tabir keajaiban alam di Ggunung Kidul. Hal ini yang selalu dijaga akan kelestarian alam dan masyarakat Mulo mengedepankan betul bahwa warisan alam menunggu kasih sayang dari kita bersama.(ivn/hadi)
  • Comments

0 komentar:

Item Reviewed: Penataan Geopark Kurang Pengawasan, Masyarakat: Kenapa Ini Bisa Terjadi? Rating: 5 Reviewed By: radarindonesianews.com